BAB VIII ARRAY dan
STRING
7.1 Array
Ilustrasi
Selama ini kita menggunakan satu variabel untuk menyimpan 1 buah nilai dengantipe data tertentu. Misalnya :int a1, a2, a3, a4, a5;
Deklarasi variabel diatas digunakan untuk menyimpan 5 data integer dimana masing masing variabel diberi nama a1, a2, a3, a4, dan a5.
Jika kita memiliki 10 data, 100 data integer bahkan mungkin data yang inginkita proses tidak kita ketahui atau bersifat dinamis? Kita tidak mungkin menggunakan variabel seperti diatas
Di dalam C dan pemrograman yang lain, terdapat suatu fasilitas untuk menyimpandata-data yang bertipe data sama dengan suatu nama tertentu.
Solusi?? Æ Array
Array merupakan kumpulan dari nilai-nilai data yang bertipe sama dalam urutan tertentu yang menggunakan nama yang sama. Dengan menggunakan array, sejumlah variabel dapat memakai nama yang sama. Letak atau posisi dari elemen array ditunjukkan oleh suatu index. Dilihat dari dimensinya array dapat dibagi menjadi Array dimensi satu, array dimensi dua dan array multi-dimensi.
Bentuk Umum pendeklarasian array :
Tipe - Data Nama_Variabel [Ukuran]
Contoh :
int nil[5];
Nilai suatu variabel array dapat juga diinisialisasi secara langsung pada saat deklarasi, misalnya:
int nil[5] = { 1,3,6,12,24 };
Maka di penyimpanan ke dalam array dapat digambarkan sebagai berikut:
0 1 2 3 4
nill
1
3
6
12
24
Mengakses nilai array
Untuk mengakses nilai yang terdapat dalam array, mempergunakan sintak:
nama_array[index];
Pada contoh di atas, variabel nil memiliki 5 buah elemen yang masing-masing berisi data. Pengaksesan tiap-tiap elemen data adalah:
nil[0] nil[1] nil[2] nil[3] nil[4]
nill
Misal, untuk memberikan nilai 75 pada elemen ke 3, maka pernyataannya adalah:
nil[2] = 75;
atau jika akan memberikan nilai array kepada sebuah variabel a, dapat ditulis:
a = nil[2];
Contoh Penerapan:
Misalkan kita memiliki sekumpulan data ujian seorang siswa, ujian pertama bernilai 90, kemudian 95,78,85. Sekarang kita ingin menyusunnya sebagai suatu data kumpulan ujian seorang siswa. Dalam array kita menyusunnya sebagai berikut:
ujian[0] = 90;
ujian[1] = 95;
ujian[2] = 78;
ujian[3] = 85;
Empat pernyataan diatas memberikan nilai kepada array ujian. Tetapi sebelum kita memberikan nilai kepada array, kita harus mendeklarasikannya terlebih dahulu, yaitu :
int ujian[4];
Perhatikan bahwa nilai 4 yang berada didalam tanda kurung menujukkan jumlah elemen larik, bukan menunjukkan elemen larik yang ke-4. Jadi elemen larik ujian dimulai dari angka 0 sampai 3. Pemrogram juga dapat menginisialisasi larik sekaligus mendeklarasikannya, sebagai contoh :
int ujian[4] = {90,95,78,85};
Contoh 1
Contoh 2
Contoh 3
Modifikasi program diatas sehingga user dapat menentukan/menginputkan sendiri jumlah dan nilai datanya!
Array Dua Dimensi
Struktur array yang dibahas di atas, mempunyai satu dimensi, sehingga variabelnya disebut dengan variabel array berdimensi satu. Pada bagian ini, ditunjukkan array berdimensi lebih dari satu, yang sering disebut dengan array berdimensi dua.
Tipe-Data Nama Variabel [index-1][index-2]
Sering kali digambarkan/dianalogikan sebagai sebuah matriks. dimana indeks
pertama menunjukan baris dan indeks kedua menunjukan kolom.
ILUSTRASI ARRAY 2 DIMENSI
Gambar array berdimensi (baris x kolom = 3 x 4):
0 1 2 3
0
5
20
1
11
1
4
7
67
-9
2
9
0
45
3
Contoh 4
Contoh 5
Dan sampai di situ saja pembahasan di minggu ini , apabila ada salah kata dan ucapan di dalam blog saya , saya mohon maaf
terima kasih sudah mampir ke blog saya
sampai jumpa di minggu selanjutnya
bye
Tidak ada komentar:
Posting Komentar